Kemacetan di Jalan Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, akhirnya terurai, Selasa (8 September 2026). Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, tak tampak antrean truk besar seperti sepekan sebelumnya.
"Hari ini arus lalu lintas sudah lancar. Dari pantauan udara maupun di lapangan, sudah tidak ada kendaraan yang antre di jalan utama," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian.
Meski demikian, truk-truk besar masih mengantre untuk masuk ke dalam kapal di area parkir Dermaga Bulusan. Kendaraan-kendaraan tersebut menunggu untuk disebrangkan dengan kapal-kapal besar yang telah disediakan oleh pihak pengelola pelabuhan.
Pepri menjelaskan, arus kendaraan jalan Situbondo-Banyuwangi terpantau ramai lancar. Antrean kendaraan tak terlihat di kedua jalur, baik arah menuju Banyuwangi maupun sebaliknya.

Menurut Pepri, aparat kepolisian dari Polresta Banyuwangi dan Polda Jatim masih bersiaga di lapangan untuk memantau kondisi. Antisipasi terhadap lonjakan kendaraan besar masih terus diantisipasi. Anggota di lapangan masih memastikan arus lalin tetap normal.
Pada Selasa (9 September 2026), dua kapal sapu jagad, sebutan buat kapal berukuran besar, tiba di perairan Banyuwangi untuk membantu mengurai kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang.
Dua kapal yang akan tiba di Banyuwangi adalah KMP Jatra I dan Portlink 0. Keduanya kapal milik ASDP Indonesia Ferry yang selama ini beroperasi di Merak-Bakauheni.
Dua kapal tersebut akan beroperasi di dua lintasan yang berbeda. KMP Jatra I akan memperkuat pelayanan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk. Sementara KMP Portlink 0 akan melayani lintasan Tanjung Wangi–Lembar.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















